Menhan Prabowo Akan Berkunjung ke AS, Sudah Dapat Visa? Dulu Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat

8 Oktober 2020, 07:19 WIB
Menhan RI Prabowo Subianto saat membuka perkuliahan perdana Mahasiswa S1 Universitas Pertahanan. Menhan Prabowo dijadwalkan akan berkunjung ke Amerika Serikat bulan ini /Foto: Twitter @Dahnilanzar/

SEMARANGKU - Menhan Prabowo Subianto dikabarkan media ternama Amerika Serikat akan berkunjung ke Amerika Serikat pertengahan atau akhir bulan ini. Menhan Prabowo sebelumnya tidak boleh masuk karena masuk Daftar hitam Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri telah memutuskan untuk memberikan visa kepada Menteri Pertahanan era Presiden Jokowi tersebut. Setidaknya itu yang ditulis oleh media terkenal soal politk di AS. Dengan adanya hal ini maka otomatis Menhan Prabowo dihapur dari daftar hitas AS.

"Departemen Luar Negeri telah memutuskan untuk memberikan visa kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk masuk AS, menurut seseorang yang mengetahui tindakan departemen tersebut," tulis The Politico

Baca Juga: Menhan Prabowo Dijadwalkan Bulan Ini ke Amerika Serikat, Dulu Masuk Daftar Hitam, Sekarang Boleh?

Baca Juga: Ganjar Jenguk Pelajar dan Buruh di Polrestabes Semarang, Beberapa Tak Tahu Demo Soal Apa, Asal Rusuh

Cukup mengejutkan, Menhan Prabowo yang sebelumnya dicekal dan tidak bisa masuk Amerika Serikat karena di blacklist namun dua puluh tahun kemudian akhirnya sekarang memasuki negara tersebut jika memang kabar ini benar.

Dia telah lama masuk daftar hitam Amerika Serikat karena dugaan perannya dalam pelanggaran HAM sejak beberapa dekade yang lalu saat era reformasi. Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat enggan berkomentar terkait hal ini karena berkaitan dengan kerahasiaan visa.

Baca Juga: Telkomsel Bagi Hadiah Rp2,5 Juta Buat Mahasiswa dan Pelajar Asalkan Punya Nomor Ini, Buruan Terbatas

Baca Juga: CAIR Lagi di Oktober! Ini Cara Dapat Kuota Internet Gratis Telkomsel 30 GB+ dan 50 GB, Yuk Klaim!

Namun, perlu dicatat bahwa China telah merangkul pejabat Indonesia tersebut di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing. Sementara itu, media China memberitakan bahwa Amerika Serikat telah mencabut larangan 20 tahun terhadap Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto.

Prabowo pernah dituduh berperan dalam kerusuhan yang menewaskan lebih dari 1.000 orang. Para ahli mengatakan langkah itu bertujuan untuk menyeimbangkan kekuatan China di Asia Tenggara.***

Baca Juga: Tsunami Setinggi 20 Meter di Pulau Jawa Saja, Salah, Berikut Daftar 14 Wilayah Indonesia Berpotensi

Baca Juga: Beda dengan Kartu Prakerja, Program JPS Jaring Pengaman Sosial dari Kemnaker Tawarkan 2 Program

Editor: Heru Fajar

Sumber: SCMP The Politico

Tags

Terkini

Terpopuler