Pemilik Tiktok Menuduh Facebook Lakukan Plagiarisme

- 4 Agustus 2020, 10:00 WIB
TikTok di anggap pemerintahan Donald Trump memberikan informasi pengguna kepada pemerintah China / — ANTARA

SEMARANGKU - Pemilik TikTok, ByteDance, menuduh Facebook melakukan plagiarisme meskipun tidak menjelaskan lebih lanjut hal tersebut.

Perusahaan China itu juga mengatakan menghadapi "kesulitan yang rumit dan tak terbayangkan" ketika perusahaan itu berusaha tumbuh menjadi perusahaan global.

Perusahaan yang berbasis di Beijing membuat komentar dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu malam diposting pada akun resminya di Jinri Toutiao, aplikasi agregator berita yang dimilikinya.

Baca Juga: Posel Asal Jepang Merek DoCoMo, Mulai Marak, Apa Itu DoCoMo?

Baca Juga: Orang Indonesia Bikin Geger Eropa, Gara-Gara Sepeda Brompton di Jerman Ludes dan Tokonya Tutup

ByteDance selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan global. Selama proses ini, kami telah menghadapi semua jenis kesulitan yang kompleks dan tak terbayangkan, termasuk lingkungan politik internasional yang tegang, tabrakan dan konflik budaya dan plagiarisme yang berbeda dan noda dari pesaing Facebook,” katanya seperti yang dilansir dari Reuters.

TikTok telah menuai kritik dari CEO Facebook Mark Zuckerberg, yang tahun lalu menuduh aplikasi menyensor protes politik. TikTok telah membantah klaim tersebut.
Komentar tersebut tidak ditanggapi oleh Facebook.

Pernyataan itu tidak menyebutkan bahwa di Amerika Serikat ByteDance saat ini menghadapi tekanan untuk menjual aplikasi video pendek TikTok yang populer.

Baca Juga: Mengaku Konsumsi Sari Tebu dan Air Zam-Zam, Kiai Sekjen MUI Ini Sembuh dari Virus Covid-19

Halaman:

Editor: Heru Fajar

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X