Kapan Pemilik Mobil Harus Mengganti Busi? Simak Rumusnya

4 Juli 2020, 17:05 WIB
ILUSTRASI busi mobil /Pixabay

SEMARANGKU - Komponen yang mempunyai peranan cukup penting pada kendaraan bermotor adalah busi.

Api dipantik dari komponen ini untuk membakar campuran bahan bakar & oksigen yang akhirnya menggerakkan mesin mobil & mobil kemudian dapat berjalan.

Supaya kinerjanya sempurna produsen mobil mematok jarak tertentu untuk penggantian mobil, ada yang 20.000, 50.000 sampai 100.000 km.

Baca Juga: Ini Dia 5 Tips Cara Paling Aman Jika Kulitmu Terkena Wajan Panas

Ternyata ada waktu yang tepat untuk pemilik kendaraan untuk mengganti busi.

Penggantian busi harus dilakukan pengemudi ketika komponen tersebut sudah memasuki masa tenggang, seperti yang dikutip pikiran-rakyat.com dari akun resmi instagram Toyota.

Rumus yang diberikan Toyota sangatlah gampang: Dua kali ganti oli = satu kali ganti busi.

Artikel ini sudah tayang di pikiran-rakyat.com dengan judul: Simak Rumusan yang Tepat Bagi Pengemudi untuk Tentukan Waktu Penggantian Busi Mobil.

Baca Juga: Mengapa PSIS Semarang Pindah Homebase ke Stadion Citarum, Ini Alasannya

Saat busi mengalami erosi atau pelebaran jarak antara elektroda, rumus ini didapatkan” jelas Toyota dalam akun resminya pada Jumat, 27 Juni 2020.

Busi yang tidak diganti akan menyebabkan masalah pada mobil. Masalah ini jika dibiarkan secara lama akan memberikan kerusakan pada mesin.

"Busi yang sudah melewati masa tenggang dapat menurunkan performa mobil.

"Seperti mesin menjadi tidak stabil, susah distarter, dan boros bensin," jelas Toyota kembali.*** (alza ahdira/pikiran-rakyat).

 

 

Editor: Heru Fajar

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Terpopuler