BSU BLT Subsidi Gaji akan Dihentikan, Menaker Sebut Ada Bantuan Rp3,5 Juta Buat Pekerja

- 11 Februari 2021, 09:35 WIB
Ilustrasi BLT Subsidi Gaji BSU jika dihentikan bisa daftar Kartu Prakerja 2021
Ilustrasi BLT Subsidi Gaji BSU jika dihentikan bisa daftar Kartu Prakerja 2021 /KarawangPost

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Menaker, Ida Fauziah. Ia mengatakan jika pada tahun 2021 ini, pemerintah tidak menganggarkan BLT subsidi gaji atau BSU.

Baca Juga: Begini Jawaban Menaker Soal Pencairan BLT Subsidi Gaji 2021 BSU, Bikin Penerima Bantuan Senang!

Baca Juga: Penyakit Ustadz Maaher At-Thuwailibi Diketahui Keluarga, Polri: Penyebar Hoax Bisa Pidana

Namun, Ida mengatakan jika Kemnaker tetap mengusahakan berbagai program dalam upaya penigkatan SDM unggul. Selain itu, ia menyebutkan sebagai ganti BLT subsidi gaji atau Upah (BSU), pemerintah andalkan program insentif Kartu Prakerja.

“Kita tidak menggunakan skema subsidi upah, tapi program Kartu Prakerja yang di situ ada insentifnya tetap dilanjutkan," kata dia.

Menaker menyebutkan jika alokasi anggaran Kartu Prakerja cukup besar. Yakni sejumlah Rp 20 triliun. Di dalam alokasi tersebut, ada komponen insentif selain dana untuk meningkatkan kompetensi bagi yang berhasil mendaftar sebagai peserta.

Baca Juga: Ikatan Cinta 11 Februari 2021: Andin Nyaris Gila, Ini Langkah Pencegahan Aldebaran

Baca Juga: Ada The Karate Kid dan Kelanjutan Fight Back To School Hari Ini! Jadwal Acara Trans TV Kamis, 11 Februari 2021

Rincian bantuan Kartu Prakerja yang nantinya didapatkan penerima bansos meliputi Rp 600 ribu untuk biaya pelatihan tiap bulan selama empat bulan.

Lalu Rp 1 juta sebagai biaya insentif dan Rp 150 ribu sebagai biaya survei. Sehingga total bantuan yang bisa diterima pendaftar sebesar Rp 3,55 juta untuk pengganti BLT Subsidi Gaji ini. ***

Halaman:

Editor: Heru Fajar

Sumber: AntaraNews


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x