SBY Didiagnosa Kanker Prostat dan akan Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan

- 2 November 2021, 20:37 WIB
SBY Didiagnosa Kanker Prostat dan akan Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan
SBY Didiagnosa Kanker Prostat dan akan Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan /Instagram.com/@aniyudhoyono/


SEMARANGKU - SBY didiagnosa kanker prostat dan akan berobat ke luar negeri, Jokowi kirim dokter Kepresidenan.


SBY didiagnosa kanker prostat dan akan ditemani oleh dokter kepresidenan yang dikirmkan oleh Jokowi untuk mendampingi ke luar negeri.


Informasi tentang kanker prostat yang diderita oleh SBY baru hari ini disiarkan dan langsung direspon oleh Jokowi.

Baca Juga: Didiagnosa Kanker Prostat, SBY Akan Jalani Perawatan ke Luar Negeri dalam Waktu Dekat Ini

Baca Juga: KLB Deli Serdang Ditolak Kemenkumham, Pengamat: Demokrasi Lebih Baik Zaman Jokowi Dibandingkan SBY
Selama ini masyarakat Indonesia menganggap SBY sehat dan kuat.


Karena SBY masih sering mengunggah kegiatannya melukis di media sosial.


Bahkan tidak sedikit masyarakat yang memuji hobi dan keahlian SBY dalam melukis.


Kabar berita ini pastinya membuat seluruh masyarakat terpukul dan tidak menyangka.

 

Staff Pribadi SBY Ossy Dermawan mengatakan, hasil pemeriksaan baik melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan dan pemeriksaan yang lain, kanker prostat yang dideritanya masih berada dalam tahapan (stadium) awal.

"Sesuai dengan kondisi kesehatan Bapak SBY saat ini, Tim Dokter menyimpulkan semua opsi terbuka untuk melakukan pengobatan dan penyembuhan Bapak SBY," katanya dalam ketarangan tertulis yang diterima Pikiran-Rakyat.com, Selasa, 2 November 2021.

Setelah dilakukan konsultasi yang mendalam dengan Tim Dokter Indonesia, termasuk para urolog senior, kata dia diputuskan medical treatment dilakukan di sebuah rumah sakit di luar negeri.

Rumah sakit yang tersebut memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat.

Ossy menjelaskan, sejauh ini, komunikasi yang dilakukan antara Tim Dokter Indonesia dan Tim Dokter negara sahabat tersebut berlangsung dengan baik.

"Pihak luar negeri sepakat dan bersedia untuk menangani Bapak SBY," ujarnya.

Tidak hanya itu, Ketua Tim Dokter luar negeri dalam komunikasi langsung dengan SBY melalui telemedicine, setelah mempelajari semua data kesehatan menyampaikan optimismenya untuk bisa mengatasi penyakit yang dideritanya.

Untuk berobat ke luar negeri, SBY terlebih dulu menghubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden pun menyampaikan bahwa Tim Dokter Kepresidenan akan mendampingi pengobatan SBY.

"Sesuai dengan etika dan tata krama yang dianut Bapak SBY, beliau sudah menelepon Bapak Presiden Jokowi untuk melaporkan rencana berobat ke luar negeri," ucapnya.

"Presiden Jokowi memberikan respons yang baik dan menyampaikan bahwa satu-dua anggota Tim Dokter Kepresidenan akan mendampingi dalam pengobatan tersebut," tuturnya.

Meskipun menderita kanker prostat, Ossy menjelaskan selama ini SBY masih aktif menggeluti hobinya, seperti menunggui klub bolavoli Lavani berlatih, melukis, membaca dan menulis, berolahraga serta kegiatan-kegiatan lain.

"Bapak SBY memohon doa dari para sahabat khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya agar medical treatment yang dilakukan dapat berjalan dengan baik," ucapnya.*** (Amir Faisol/Pikiran Rakyat)

 

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran Rakyat dengan judul "Sakit Kanker Prostat, SBY Akan Jalani Perawatan di Luar Negeri"

Editor: Fitriyatur Rosidah

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah