Dragan Djukanovic Fleksibel Mengenai Markas Tim di Liga 1 2020 Nanti

- 31 Juli 2020, 08:00 WIB
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic / Semarangku / Andri Sanjaya /

SEMARANGKU - Liga 1 2020 akan segera bergulir dalam waktu dekat ini. Tepatnya pada 1 Oktober 2020. Hal itu sesuai dengan surat dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) kepada klub-klub peserta Liga 1 beberapa waktu lalu.

Tim PSIS Semarang sebagai salah satu kontestan Liga 1 berencana akan menggunakan Stadion Citarum di Kota Semarang untuk menjamu tamunya dalam laga kandang pada saat Liga 1 kembali digulirkan.
 
Hal ini sempat mendapat usulan dari suporter PSIS Semarang baik Panser Biru maupun Snex agar PSIS Semarang lebih baik bermain di Yogyakarta daripada bermain di Stadion Citarum.
 
 
Suporter merasa kasihan dengan Panpel bila dihadapkan dengan kesulitan mendapatkan izin menggelar pertandingan karena Kota Semarang masih menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).
 
Suporter juga merasa kasihan jika saat pertandingan Panpel harus berurusan dengan oknum suporter yang nekat hadir ke Stadion, padahal aturannya pertandingan tanpa penonton.
 
Menanggapi hal itu. Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic tak ada masalah dengan hal itu. Mau di Semarang atau Yogya, ya sama saja.
 
 
Karena baginya, yang terpenting tim PSIS Semarang bisa tetap bermain bagus dan tetap pada tren yang bagus seperti pada dua laga terakhirnya.
 
"Sekali lagi saya serahkan ke manajemen, tidak masalah juga kalau kami harus bermain di sana. Tugas saya adalah mempersiapkan tim secara teknis," kata Dragan Djukanovic.
 
Tetapi Dragan mengatakan jika mempertimbangkan soal keuangan, maka dia lebih memilih agar PSIS Semarang bermain di Semarang saja.
 
 
"Kalau saya pribadi lebih memilih main di Semarang, lebih efisien juga secara ekonomi, namun itu keputusan ada di manajemen," jelasnya.
 
Saat ini, Stadion Citarum sudah dilakukan perbaikan-perbaikan oleh PSIS Semarang agar memenuhi standar Liga 1. Termasuk juga menambah kapasitas penerangan. Sesuai standar liga minimal 800 lux. ***

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X