Joe Biden Lawan Gerakan Anti Vaksin dan Perintahkan Menyebar Vaksin Covid-19

- 11 September 2021, 08:00 WIB
Joe Biden Lawan Gerakan Anti Vaksin dan Perintahkan Menyebar Vaksin Covid-19
Joe Biden Lawan Gerakan Anti Vaksin dan Perintahkan Menyebar Vaksin Covid-19 /Instagram/@Joebiden

SEMARANGKU – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah mengumumkan kebijakan barunya yang mengharuskan sebagian besar karyawan federal untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Joe Biden juga mendorong pengusaha besar agar para pekerjanya bersedia untuk disuntik vaksin Covid-19.

Kebijakan baru yang diberlakukan oleh Joe Biden tersebut, merupakan gerakan untuk melawan kelompok anti vaksin di Amerika Serikat.

Baca Juga: Amerika dan China Hadapi Kebuntuan Jalin Hubungan, Xi Jinping dan Biden Akan Bahas Cara Hindari Konflik

Kebijakan tersebut akan berlaku untuk sekitar pada dua pertiga dari karyawan AS yang bekerja untuk bisnis dengan lebih dari 100 pekerja.

Biden pun sempat melakukan pidato di Gedung Putih Amerika kepada puluhan juta orang Amerika Serikat yang menolak untuk menerikan suntikan vaksin Covid-19.

“Kami sudah bersabar, tapi kesabaran kami menipis dan penolakanmu merugikan kami semua,” ujar Joe Biden dikutip Semarangku melalui Reuters.

Secara bersama-sama, kebijakan dan pidato tersebut mewakili langkah paling agresif Biden untuk mendorong orang Amerika Serikat.

Baca Juga: Lonjakan Penularan Covid-19 di Amerika Parah, Krisis Tempat Tidur di RS dan Mirip Indonesia Dulu

Biden tengah berusaha untuk mendorong orang Amerika agar bersedia untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Penolakan mendapatkan vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh gerakan anti vaksin telah memicu gelombang baru dalam penyebaran virus varian delta.

Lonjakan penularan tersebut telah menimbulkan peningkatan risiko pada seluruh Amerika serta janji Biden untuk mengendalikan pandemi.

Pada hari Kamis lalu, Biden telah memperingatkan bahwa Amerika tengah berada dalam kondi yang sulit untuk dapat bertahan akibat lonjakan virus Covid-19.

Pakar penyakit menular dan kebijakan kesehatan pun mengatakan bahwa mandate yang disampaikan Boden tidak mungkin untuk mengubah tingkat infeksi secara signifikan dengan cepat.

Namun, menurut pakar penyakit menular, mandate tersebut akan membantu melawan potensi terjadinya gelombang virus Covid-19 yang baru.

Selain itu, mandate tersebut juga dianggap dapat mengurangi kematian dan rawat inap, sehingga mengurangi tekanan pada sistem perawatan kesehatan.

Di bawah kebijakan Biden yang baru, pemerintah juga akan mewajibkan vaksinasi Covid-19 untuk lebih dari 17 juta petugas kesehatan di rumah sakit.

Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) Departemen Tenaga Kerja Amerika pun berencana untuk mengambil tindakan penegakan hukum.

Penegakan hukum akan diberlakukan pada perusahaan swasta yang tidak mematuhi mandate vaksin Covid-19 dengan denda besar hampi 14.000 dollar.***

Editor: Risco Ferdian


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x