Adik Perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong Ancam Korea Selatan yang Ingin Jalin Hubungan Kerjasama dengan Amerika

- 2 Agustus 2021, 20:30 WIB
Adik Perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong Ancam Korea Selatan yang Ingin Jalin Hubungan Kerjasama dengan Amerika
Adik Perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong Ancam Korea Selatan yang Ingin Jalin Hubungan Kerjasama dengan Amerika /Antara Foto/Korea Summit Press Pool/Pool via Reuters/

SEMARANGKU – Adik perempuan Kim Jong Un yaitu Kim Yo Jong secara terang-terangan telah mengancam Korea Selatan.

Ancaman tersebut Kim Yo Jong layangkan ke Korea Selatan karena ingin melanjutkan latihan militer dengan Amerika.

Pasalnya, adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong itu mengetahui bahwa Korea Selatan akan melanjutkan rencananya untuk menggelar latihan militer dengan Amerika di akhir bulan Agustus.

Baca Juga: Kim Jong Un Berencana Eksekusi 50 Pembelot Korea Utara yang Dikembalikan China

Seperti dikutip Semarangku melalui laman Reuters, dilaporkan bahwa pada akhir Agustus Korea Selatan dengan Amerika akan melaksanakan latihan militer.

Keputusan tersebut diambil oleh Korea Selatan karena ingin menjalin kerja sama dengan pihak Amerika.

Menurut laporan dari media Korea Utara, KCNA akan menggagalkan rencana pembangunan relasi di antara kedua Korea tersebut.

Dilaporkan bahwa sejak hari Selasa, 27 Juli 2021 Korea Utara dengan Korea Selatan sedang berdiskusi membahas konferensi penyambungan relasi kedua korea dapat dilanjutkan atau tidak.

Baca Juga: Korea Utara Sibuk Hadapi Kelaparan dan Covid-19, Kim Jong Un Justru Liburan di Kapal Mewah

Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong berpendapat bahwa konferensi penyambungan relasi tidak memungkinkan.

Sampai saat ini, pertemuan untuk membahas penyambungan relasi hanya sebatas pertemuan Korea Utara dengan Korea Selatan.

Melalui KCNA, Kim Yo Jong mengatakan bahwa Korea Utara akan memantau Korea Selatan.

“Pemerintah dan militer akan terus mengawasi apakah Korea Selatan tetap ingin melanjutkan latihan militer yang agresif atau memilih membuat keputusan besar. Pilih harapan atau keputusasaan? Keputusan itu tidak berada di tangan kami,” ujar Kim Yo Jong.

Sementara itu kondisi politik Korea Selatan dan Korea Utara memang dikabarkan terus menegang.

Pembahasan seputar perdamaian antara Korea Selatan dan Korea Utara ini terpaksa dihentikan sementara.

Karena, hubungan diplomasi Korea Utara dan Korea Selatan diberitakan sedang memanas sejak bulan Juni tahun 2020.***

Editor: Heru Fajar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x