Gunung Semeru Erupsi, Ganjar Pranowo Waspadai Merapi: Warga Sekitar Harus Siaga!

- 7 Desember 2021, 06:20 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Ganjar Pranowo Waspadai Merapi: Warga Sekitar Harus Siaga!
Gunung Semeru Erupsi, Ganjar Pranowo Waspadai Merapi: Warga Sekitar Harus Siaga! /Dok Humas Prov Jateng

SEMARANGKU - Gunung Semeru erupsi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewaspadai aktivitas Gunung Merapi.

Waspadai Gunung Merapi erupsi, Gubernur Ganjar Pranowo minta warga sekitar harus siaga.

Gubernur Ganjar Pranowo mengingatkan seluruh warga di sekitar lereng Gunung Merapi untuk siaga.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Himbau Warga Sekitar Gunung Merapi Siaga, Minta Aktivitas Penambangan di Sungai Dihentikan

Sebab sampai saat ini, aktivitas Gunung Merapi masih belum stabil dan erupsi kecil serta guguran lava sejak 4 Januari lalu, masih terjadi sampai saat ini.

"Merapi terus kita pantau dan saya minta semua siaga. Sabtu lalu saya sudah mendapat laporan dari BPPTKG, dilaporkan bahwa erupsi yang terjadi sejak 4 Januari lalu sampai sekarang masih berlangsung," kata Ganjar Pranowo ditemui usai memberikan bantuan untuk korban erupsi Gunung Semeru di kantornya, Senin 6 Desember 2021.

Seluruh kepala desa, lanjut Gubernur Ganjar Pranowo, harus siaga.

Baca Juga: Belajar Potensi Bahaya dari Erupsi Gunung Semeru, Ganjar Minta Aktivitas Tambang Dihentikan

Tokoh agama, tokoh masyarakat dan relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana semua standby.

"Kita harapkan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, peluit langsung ditiup dan informasi diberikan agar mereka semua segera mengungsi. Jangan ambil resiko. Kita belajar betul dengan kondisi dan karakter Merapi yang mirip dengan Semeru," tegas Ganjar Pranowo.

Dari pantauan, lanjut Gubernur Ganjar Pranowo, pertumbuhan kubah lava di Gunung Merapi masih terjadi.

Guguran awan panas juga masih berlangsung karena sampai saat ini, akumulasi tekanan magma dan sulai magma dari dalam masih berlangsung.

"Erupsi di Gunung Merapi belum akan berakhir. Maka saya minta semuanya siaga khususnya di Jogja dan di Magelang, Klaten serta sebagian Boyolali," tegas Ganjar Pranowo.

Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas, lanjut Gubernur Ganjar Pranowo, terjadi di sektor Selatan dan Barat Daya.

Pihaknya sudah melakukan identifikasi, daerah yang rawan adalah daerah di sekitar Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Putih, Gendol dan Woro. Kita perhitungkan guguran bisa mencapai 3 sampai 5 km," ucap Ganjar Pranowo.

Maka di wilayah-wilayah tersebut diminta untuk bersiap.

Minta Aktivitas Penambangan Dihentikan

Gubernur Ganjar Pranowo juga memperingatkan pada semua masyarakat untuk menghentikan aktivitas penambangan khususnya di sungai-sungai yang ia sebutkan di atas.

Pihaknya meminta semua tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan itu.

"Ini peringatan saya untuk kesekian kali. Setelah ini kami akan menggelar operasi untuk menertibkan," ucap Ganjar Pranowo.


Sebab, dengan curah hujan yang sangat tinggi ini, potensi bahaya lahar pada semua sungai yang berhulu di Merapi sangat membahayakan.

"Saya minta anda semua minggir dulu. Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolda untuk kita tertibkan. Mulai hari ini saya peringatkan, di tengah kondisi curah hujan makin tinggi, maka yang di sekitar Merapi khususnya aliran-aliran sungai tolong berhenti menambang. Baik yang legal apalagi ilegal, saya minta anda semua minggir dulu dari wilayah itu karena berbahaya," tegas Ganjar Pranowo.

Sebab, lanjut Gubernur Ganjar Pranowo, sudah ada kejadian ada korban akibat banjir lahar di sungai Merapi.

Waspadai Gunung Merapi erupsi, Gubernur Ganjar Pranowo minta warga sekitar harus siaga.***

 

Editor: Risco Ferdian


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah