MotoGP Austria: Kemenangan Andrea Dovizioso Tidak Merubah Keputusannya di Ducati

17 Agustus 2020, 17:42 WIB
Andrea Dovizioso menang di MotoGP Austria namun ini tidak akan merubah keputusannya di Ducati /MotoGP/

SEMARANGKU - Andrea Dovizioso memenangkan kejuaraan MotoGP Austria namun hal itu tidak mengubah apapun soal keputusannya di Ducati. Khususnya masa depannya setelah memutuskan berpisah dengan Ducati. 

Hasil juara satu buat pembalap Ducati Andrea Dovizioso merupakan hal yang manis dan kembalinya dia naik podium setelah setahun lamanya. Pembalap asal Italia itu juga mencetak sejarah di Red Bull RIng sebagai kemenangan ke-50 untuk pabrikan Ducati.

Seri pertama dari dua seri yang direncanakan di sirkuit Red Bull Ring jatuh ke tangan Andrea Dovizioso. Setelah balapan yang berlangsung sengit di mana diwarnai kecelakaan mengerikan antara Franco Morbidelli dan Johann Zarco.

Baca Juga: MotoGP Austria: Valentino Rossi Minta Race Direction Intervensi Kasus Johann Zarco

Baca Juga: Dampak Pandemi, Penjualan Motor Honda Alami Penurunan Drastis

Lalu ada juga Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang secara beruntung terhindarv dari hantaman motor terbang Yamaha dan Ducati. Namun tetap bintang hari itu adalah Andrea Dovizioso, yang telah kembali ke podium teratas setelah setahun.

Hasil podium juara yang diraih oleh Andrea Dovizioso ini sekaligus raihan kemenangan ke-50 Ducati. Fakta yang aneh setelah pebalap bersangkutan itu mengkomunikasikannya kemarin pagi bahwa pada 2021 ia tidak akan melanjutkan dengan Ducati.

Tampaknya hal ini tidak berarti apa-apa bagi Dovizioso yang berencana terus berjuang untuk akhirnya bangkit sebagai juara dunia MotoGP setelah beberapa tahun berusaha.

Baca Juga: MotoGP Austria: Detik-Detik Maverick Vinales Merasa Beruntung, Hampir Tertabrak Motor Johann Zarco

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Realme 6 dan Realme 6 Pro, Apa Bedanya?

Namun,bagi Andrea Dovizioso kemenangan ini sangat aneh. Dia merasa tidak enak dengan motornya dan bukan yang terbaik. "Tapi ada poin di sirkuit di mana saya benar-benar cepat, saya merasa kuat dan saya mampu membuat perbedaan," kata Andrea Dovizioso. Selain itu, ia merinci bahwa sensasi di Brno sangat buruk tetapi mereka berhasil memperbaikinya sekarang di Austria.

“Saya masih belum merasa sebaik tahun lalu, kami masih melewatkan sesuatu, tapi trek ini membantu kami untuk karakteristik motor kami. Saya menang, tetapi kami harus meningkatkan dalam beberapa aspek pengereman karena saya pikir ketika kami pergi ke trek lain itu akan sedikit lebih sulit dan jika kami ingin tetap dalam pertarungan, semua balapan kami harus melakukannya, "kata Dovizioso.

Andrea Dovizioso menegaskan bahwa kemenangan ini bukanlah balas dendam untuk Ducati. "Kemenangan ini bukan merupakan klaim apa pun."

Baca Juga: Marc Marquez Mungkin Bakal Balap Lagi di Misano, Minggu Ini Absen di MotoGP Austria

Baca Juga: Uang Baru Edisi Khusus Kemerdekaan Rp75.000 Dirilis Ganjar Pranowo Pertama yang Punya di Jateng

Selain itu, ia menambahkan bahwa keputusan tersebut tidak mempengaruhi dirinya saat harus naik sepeda motor. “Saat Anda membuat keputusan seperti ini, tidak dalam semalam, kami sudah berbicara lama sekali. Situasinya sama, tidak ada yang berubah dalam dua minggu terakhir. Keputusan ini tidak terlalu mempengaruhi saya," tegasnya.

Pembalap Ducati itu juga ingin melihat balapan yang menunggunya minggu depan. Andrea Dovizioso menduga, jika balapan di jalur basah akan sangat sulit karena para kompetitor akan semakin kuat setelah melihatnya di lintasan. "Jika Rins tidak jatuh, akan sulit untuk mengalahkannya," katanya.

Andrea juga berbicara tentang insiden antara Zarco dan Morbidelli. “Kami harus melihat penurunan lebih detail. Mereka ditempatkan aneh, di baris yang berbeda. Anda harus melihat apa yang terjadi karena Zarco ada di dalam, yang bukan garis normal, Morbidelli lebih normal.

Baca Juga: Inilah Profil Petugas Upacara HUT RI ke-75, Senin, 17 Agustus 2020 di Istana Negara

Baca Juga: 15 Film Bertema Perjuangan Indonesia Lengkap dengan Link Film, Cocok ditonton Saat HUT RI ke-75

Salah satu dari mereka berada dalam posisi yang buruk karena Zarco berada di depan, dia dapat melakukan apapun yang dia inginkan, tetapi Anda harus melihatnya dengan baik," pungkasnya. Selain itu, ia menunjukkan bahwa mereka telah memberi tahu komisi balapan bahwa belokan ketiga berbahaya dan mereka harus mengganti tembok pembatas. ***

Editor: Heru Fajar

Sumber: Motosan

Tags

Terkini

Terpopuler