Waspadai Gempa 8,7 Magnitudo Berpotensi Tsunami Sepanjang Pantai Selatan, BMKG Lakukan Ini 

30 Juli 2022, 18:47 WIB
Ilustrasi. Waspadai Gempa 8,7 Magnitudo Berpotensi Tsunami Sepanjang Pantai Selatan, BMKG Lakukan Ini  /Foto: Pixabay/KELLEPICS/

SEMARANGKU - BMKG perkirakan akan terjadi gempa dengan skala 8,7 Magnitudo yang berpotensi tsunami di sepanjang Pantai Selatan Pulau Jawa. 
 
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) pada 27-28 Juli 2022 di Cilacap. 
 
Persiapkan skenario terburuk terjadi gempa 8,7 Magnitudo yang berpotensi tsunami, pihak BMKG gelar SLG di Cilacap.  
 
BMKG menggelar Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) pada 27-28 Juli 2022 di Cilacap. 
 
Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust dan Tsunami di Pantai Selatan Jawa Bukan Ramalan, Begini Imbauan BMKG
 
Kegiatan SLG yang diselenggarakan oleh BMKG selama 2 hari tersebut, diikuti oleh sebanyak 60 peserta dari berbagai kalangan. 
 
Peserta SLG antara lain TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, PMI, perwakilan SKPD, Kecamatan, Kelurahan/Desa, relawan serta masyarakat umum. 
 
Dilansir Semarangku.com dari Instagram resmi Info BMKG, pemerintah daerah dan masyarakat, diminta mewaspadai ancaman gempa bumi dan tsunami di sepanjang selatan pulau Jawa. 
 
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa, Cilacap berhadapan langsung dengan tumbukan lempeng Samudera Hindia dengan Eurasia. 
 
Baca Juga: Tsunami Setinggi 20 Meter di Pulau Jawa Saja, Salah, Berikut Daftar 14 Wilayah Indonesia Berpotensi
 
"Cilacap yang berada di garis Pantai Selatan Jawa menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara lempeng Samudera Hindia dengan lempeng Eurasia, " kata Dwikorita Karnawati. 
 
Menurut Dwikorita Karnawati, dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter, di pantai Cilacap. 
 
Dwikorita Karnawati menegaskan bahwa perkiraan terburuk tersebut bukanlah ramalan, namun merupakan hasil dari kajian para ahli dan pakar kegempaan. 
 
Namun, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan hal tersebut belum dapat diketahui kapan waktu terjadinya. 
 
Mengingat hingga saat ini belum ada satupun teknologi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa. 
 
Oleh karena itu, hal tersebut menjadi pijakan BMKG dalam mempersiapkan langkah-langkah mitigasi. 
 
BMKG persiapkan skenario terburuk terjadi gempa 8,7 Magnitudo yang berpotensi tsunami gelar SLG di Cilacap.***
 

Editor: Heru Fajar

Tags

Terkini

Terpopuler