Desak Joe Biden Usir Israel dari Tanah Palestina, 500 Staf Lebih Partai Demokrat Tandatangani Surat Terbuka

- 25 Mei 2021, 16:00 WIB
Perjuangan rakyat Palestina mengusir penjajah Israel/pixabay/hosny_salah
Perjuangan rakyat Palestina mengusir penjajah Israel/pixabay/hosny_salah /

 

SEMARANGKU – 500 staf lebih Partai Demokrat Amerika pada hari Senin, 24 Mei 2021 menandatangani surat terbuka kepada Presiden AS Joe Biden.

Dilansir dari Middle East Eye, surat terbuka itu ditandatangani oleh staf yang bekerja di markas besar kampanye nasional Joe Biden dan kantor-kantor Partai Demokrat di negara bagian.

“Kami perlu mengakhiri pendudukan Israel yang ilegal sekali dan untuk selamanya. Untuk melakukan itu membutuhkan semua langkah yang kami masukkan dalam surat terbuka itu,” ucap Heba Mohammad, salah satu penyelenggara keturunan Palestina di Amerika.

 Baca Juga: Tolak Kaum Yahudi Israel Memasuki Kompleks Al-Aqsa, Rakyat Palestina: Kami Tidak Terima Klaim Mereka

Para staf Partai Demokrat mendesak Joe Biden untuk mengusir Israel dari tanah Palestina dan meminta pertanggungawaban atas tindakannya.

Mereka mengatakan pemerintah AS harus meminta pertanggungjawaban Israel atas jumlah kematian orang Palestina yang sangat banyak.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan serangan udara Israel menewaskan sedikinya 248 orang, termasuk 66 anak di Gaza, dan melukai 1.948 lainnya.

Roket yang ditembakkan militan Palestina dari Gaza menewaskan 12 orang di Israel, termasuk 2 anak.

 Baca Juga: Waduh! Golongan Ini Jangan Daftar Kartu Prakerja Gelombang 17, Jamin Tidak Lolos!

“Nilai-nilai kebersamaan yang memotivasi kami untuk bekerja berjam-jam untuk memilih anda (Joe Biden), menuntut agar kami bersuara setelah kekerasan eksplosif baru-baru ini di Israel dan wilayah Palestina yang diduduki, yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah pendudukan, blokade, dan ekspansi pemukiman yang sedang berlangsung,” bunyi surat terbuka.

Joe Biden dituntut untuk menghentikan perluasan pemukiman Yahudi Israel di Tepi Barat yang diduduki dan membuka blokade untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Selain itu, Joe Biden juga dipaksa untuk tidak lagi mendanai pemenjaraan dan penyiksaan anak-anak dan pencaplokan tanah Palestina.

Joe Biden dalam janjinya bulan lalu mengatakan tidak ada presiden Amerika yang diam saja dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia.

 Baca Juga: Warga Palestina dan Wartawan Tak Boleh Masuk Sheikh Jarrah, Netizen: Ini Tindakan Apartheid Israel

Para staf Partai Demokrat meminta Joe Biden untuk mempraktikkan apa yang dia janjikan.

Menlu AS, Antony Blinken dijadwalkan akan tiba di Tel Aviv pada hari ini Selasa untuk memastikan gencatan senjata Israel-Palestina berlangsung dan upaya pemulihan di Gaza.

Para staf penandatangan surat terbuka meminta Antony untuk memastikan AS angkat bicara dan mengutuk Israel yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia.***

Editor: Heru Fajar

Sumber: Middle East Eye


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x