Ada Demo Buruh di Depan Kantor Gubernur, Ganjar Pranowo Turun dan Ingatkan Protokol Kesehatan

- 28 Juli 2020, 16:31 WIB
Ganjar Pranowo ditengah-tengah demonstran ingatkan protokol kesehatan. / Humas Provinsi Jateng /

SEMARANGKU - Ratusan karyawan salah satu pabrik garmen di Kota Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (28/7). Mereka menuntut pemerintah membantu persoalan mereka yang diperlakukan tidak adil oleh perusahaanya.

Datang bergerombol, ratusan demonstran yang didominasi ibu-ibu itu menyuarakan tuntutannya. Setelah beberapa perwakilan ditemui oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di kantor yang terletak di depan kantor Gubernur Jateng, ratusan demonstran lain menunggu sambil duduk-duduk di trotoar depan kantor Gubernuran.

Tanpa memperdulikan protokol kesehatan, mereka asyik mengobrol satu dengan lainnya. Beberapa bahkan melepas masker dan hanya menempelkan di leher. Jarak mereka juga sangat berdekatan, bahkan bisa dikatakan berhimpit-himpitan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang melihat itu, langsung turun untuk menemui demonstran.

Baca Juga: Video Musik Parodi Rain on Me Karya Naomi Watanabe yang Mirip Lady Gaga, Kocak Abis

Bukan hanya mendengarkan tuntutannya dan berjanji mencarikan solusi, Ganjar Pranowo juga menegur para demonstran yang tidak mengindahkan protokol kesehatan itu. Saat Ganjar datang, demonstran langsung mengerumuni Ganjar dan ingin foto bersama.

"Ora usah cedhak-cedhak (jangan dekat-dekat). Ayo jaga jarak. Lha diomongi kok, sampean kui ijeh dempet-dempeten (dibilangin kok, kamu masih berhimpitan). Ayo geser," ucap Ganjar mengedukasi.

Beberapa ibu-ibu yang tadinya nekat mendekat langsung mengurungkan niatnya. Mereka langsung mengatur jarak satu dengan lainnya sambil mendengar masukan dari Ganjar. Namun, ada juga yang tetap ngeyel masih berdekatan dan satu dengan lainnya.

Baca Juga: Siap-Siap Indonesian Custom Show Digelar November di Yogyakarta

"Ayo geser. Eh, Kui malah jawil-jawilan (itu malah pegang-pegangan)," ucapnya.

Halaman:

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X