Jenguk Pasien COVID-19 Kudus di Donohudan Boyolali, Ganjar Pranowo Bikin Heboh Asrama Haji

- 10 Juni 2021, 08:00 WIB
Jenguk Pasien COVID-19 Kudus di Donohudan Boyolali, Ganjar Pranowo Bikin Heboh Penghuni
Jenguk Pasien COVID-19 Kudus di Donohudan Boyolali, Ganjar Pranowo Bikin Heboh Penghuni /Dok Humas Prov Jateng
 
SEMARANGKU - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa pasien Covid-19 asal Kudus yang menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali
 
Pasien COVID-19 asal Kudus yang menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali, disapa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 
 
Ratusan warga Kudus yang diisolasi di asrama haji Donohudan Boyolali dikejutkan dengan kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Rabu 9 Juni 2021.
 
Mereka yang sedang menjalani isolasi,  awalnya sedang duduk-duduk santai sambil mengobrol, langsung berdiri dan berteriak menyapa Ganjar Pranowo.
 
 
"Hei ada pak Ganjar. Itu pak Ganjar datang. Halo pak Ganjar," teriak beberapa warga.
 
Teriakan orang-orang di Asrama Haji Donohudan itu langsung membuat heboh. 
 
Bahkan beberapa warga asal Kudus  yang sedang istirahat di dalam kamar, langsung ikut keluar untuk menyapa.
 
"Pripun kabare bapak ibu? Sehat semua kan? Ada yang nggreges-nggreges (demam) atau batuk pilek tidak?," sapa Ganjar.
 
Beberapa warga asal Kudus yang sedang menjalani isolasi mengatakan tidak ada gejala. 
 
Tapi, ada juga beberapa yang mengatakan memiliki gejala berupa hilangnya indra penciuman. "Aku rak iso ngambung pak (saya tidak bisa mencium pak)," ucap beberapa pasien. 
 
Dengan jarak sekitar 50 meter, Ganjar dan warga Kudus yang sedang isolasi di tempat itu gayeng ngobrol bersama. 
 
 
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga bermaksud akan terus mengajak warga Kudus yang masih isolasi di rumah untuk mau isolasi terpusat di Donohudan
 
Sebab selain menghindari penularan, di tempat itu juga enak karena makan terkontrol, ada tenaga kesehatan yang selalu mengawasi, tempatnya benar-benar steril hingga sejumlah hal positif lainnya.
 
"Maka kami harapkan nanti akan lebih banyak lagi warga Kudus yang ke sini, sambil kita terus merayu agar mau dibawa ke sini," kata Ganjar.
 
Guyonan dan keseruan antara orang nomer satu di Jateng dengan pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi terjadi dalam obrolan singkat.
 
Salah satu yang menarik dalam obrolan tersebut adalah saat Ganjar menanyakan tentang makanan. 
 
"Bapak ibu sampun maem dereng (sudah makan apa belum). Gimana menunya, enak tidak," tanya Ganjar.
 
Awalnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hanya ingin memastikan, semuanya tak ada yang kelaparan. 
 
Namun dari pertanyaan itu, Ganjar justru kerepotan menjawab banyaknya permintaan dari warga yang sedang menjalani isolasi.
 
 
"Tidak pak, Bosen pak, tiap hari makan lauk ayam terus," teriak mereka bersamaan.
 
Beberapa warga meminta Ganjar mengganti lauk menu makanan lain selain ayam. 
 
Warga asal Kudus yang sedang menjalani isolasi mengusulkan lauk ikan, tempe, lodeh, sayur bening hingga ikan asin.
 
"Pengen sayur bening pak, sama tempe goreng. Ayam terus bosan, itu sampai nggak kemakan," teriak salah satu bapak-bapak dari kejauhan.
 
Ganjar pun langsung memanggil pengelola asrama Haji Donohudan dan memintanya memenuhi permintaan warganya yang sedang isolasi itu. 
 
Bahkan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar mulai besok, menu yang diinginkan warganya di Asrama Haji Donohudan itu dipenuhi.
 
"Sesuk (besok) langsung diganti ya pak. Kalau bisa bervariasi, ganti-ganti menunya. Jangan lupa besok difoto kasih saya. Tenang bapak ibu, besok menunya sudah diganti. Tadi ada yang minta ikan nila ya, ikan gurame, besok dikasih," ucap Ganjar disambut sorak gembira ratusan pasien yang ada di sana.
 
Lebih lanjut Ganjar mengatakan, dari pantauannya itu, semua warga Kudus yang isolasi di tempat Asrama Haji Donohudan itu penampilannya tampak bahagia. 
 
Dari komunikasi yang disampaikan dan obrolan singkatnya, menurut Ganjar, mereka semua terlihat ceria.
 
 
"Tadi mereka seneng, jadi kalau seneng imun kan naik, itu bagus. Maka tindakan isolasi terpusat ini akan sangat membantu penanganan. Saya terimakasih karena masyarakat mau berpartisipasi diisolasi di sini, sebab kalau di rumah kan bahaya," terang Ganjar.
 
Sementara itu, penanggungjawab tempat isolasi terpusat Donohudan, dr Sigit menerangkan, ada 249 warga kudus yang diisolasi di tempat itu. Selain itu, ada juga warga lain dari Solo Raya.
 
"Untuk kapasitas, kami masih bisa menampung sekitar 400 san lagi. Terkait tadi permintaan perubahan menu, tentu kami penuhi dan akan kami konsultasikan dengan ahli gizi di sini, karena semuanya ada patokannya," ucapnya. 
 
Gubernur Jateng  Ganjar Pranowo menyapa pasien Covid-19 asal Kudus yang sedang menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.***

Editor: Heru Fajar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X