Pemprov Jateng Salurkan Rp 281 M untuk Guru Agama dan Bantuan Madrasah Aliyah

- 4 Mei 2021, 06:30 WIB
Pemprov Jateng Salurkan Rp 281 M untuk Guru Agama dan Bantuan Madrasah Aliyah
Pemprov Jateng Salurkan Rp 281 M untuk Guru Agama dan Bantuan Madrasah Aliyah /Dok Humas Prov Jateng

SEMARANGKU - Jelang lebaran, Pemprov Jateng menyalurkan Rp 281 M untuk guru Agama dan bantuan Madrasah Aliyah.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan Rp281,1 miliar kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah. Anggaran yang bersumber dari APBD Jateng itu, akan disalurkan Kemenag untuk insentif pengajar keagamaan dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Aliyah.

Penyerahan dilaksanakan pada acara pengajian peringatan Nuzunul Qur'an di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021). Insentif Rp254, 2 miliar dan Bosda Madrasah Aliyah Rp26,8 miliar diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen kepada Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta'in Ahmad. 

Selain itu bantuan 3 ton beras untuk warga miskin juga diserahkan kepada pengurus MAJT, Masjid Agung Semarang, dan Masjid Baiturrahman Semarang. Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Majelis Ulama Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Biro Kesra Jateng Imam Maskur, serta Forkopimda.

Baca Juga: Jual 2.000 Liter BBM per Hari, Pertashop di Kendal ini Untung Rp25 Juta per Bulan, Sampai Diacungi Jempol Ment

"Kami menyerahkan Bosda dan insentif untuk guru-guru Madin kepada Kemenag. Ini nanti Kemenag masih menunggu proses admistrasi dan sebagainya. Saya berharap sebelum Lebaran sudah dicairkan," kata Taj Yasin usai penyerahan dana.

Disebutkan, total anggaran Rp 281.113.110.000 tersebut, terdiri dari bantuan insentif guru keagamaan Rp254.246.000.000 untuk 211.455 orang, masing-masing mendapat Rp100 ribu per bulan. Sedangkan Bosda MA sebesar Rp26.867.110.000 untuk 177.144 siswa di Madrasah Aliyah negeri maupun swasta di Jateng masing-masing Rp150 ribu. 

Bantuan tersebut, menuritnya tidak hanya untuk meringankan beban biaya pendidikan,  melainkan juga meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul di Jawa Tengah. Terlebih program utama pemerintah pusat maupun Jateng saat ini adalah terkait SDM yang unggul untuk Indonesia maju.

Baca Juga: Hanya Daerah Ini yang Diizinkan Menggelar Sholat Idul Fitri Berjamaah, Sudah Dipetakan Kemenag

Halaman:

Editor: Heru Fajar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X