Ganjar Pranowo Cek Kondisi Jalan Pantura Bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Besar Nasional atau BBPJN

- 23 Februari 2021, 18:45 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo melihat perbaikan sementara kerusakan jalan di ruas jalan lingkar Pati, Selasa 23 Februari 2021 /Humas Pemprov. Jateng

SEMARANGKU - Gubernur Ganjar Pranowo setelah mengikuti rapat bersama mengajak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) cek kondisi jalan di jalur pantura

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo gerak cepat dalam penanganan kerusakan jalur pantura Jawa Tengah.

Usai memanggil Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY ke kantornya untuk rapat terkait penanganan kerusakan pantura, Selasa 23 Februari, Ganjar langsung mengajak tim BBPJN mengecek secara langsung kerusakan jalan itu.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Sudah Dibuka, MAAF! Penerima Daftar Bansos Ini Dipastikan Gagal Lolos

Sambil mengecek proses vaksinasi di Kudus dan Pati, Ganjar mengajak Kepala BBPJN Jateng-DIY, Satrio dan jajarannya melintasi jalur-jalur pantura mulai Semarang, Demak, Kudus dan Pati. Di sejumlah ruas jalur itu, banyak sekali lubang menganga cukup dalam dan membahayakan pengendara. Tak hanya itu, kondisi jalan yang rusak juga membuat arus lalulintas tersendat dan menimbulkan kemacetan.

Ganjar sempat berhenti di Demak untuk melihat proses perawatan jembatan yang ada di sana. Ia juga sempat berhenti di jalur pantura Lingkar Pati, karena melihat ada sejumlah pekerja yang sedang memperbaiki jalan berlubang.

"Tadi pagi saya sudah rapat bersama BBPJN dan kita minta dipercepat. Kemarin saya sudah cek pantura mulai Semarang, Kendal, Batang sampai Pekalongan, sekarang saya tengok Semarang, Demak, Kudus dan Pati. Saya ajak kawan-kawan ini untuk melihat kondisi kerusakannya yang memang cukup parah," kata Ganjar.

Baca Juga: Hidden Gems di Pulau Jawa yang Menarik untuk Dikunjungi

Ganjar mengatakan akan membantu Balai Besar Jalan agar anggaran perawatan yang tidak terlalu banyak, dikonsentrasikan semua di depan atau awal tahun ini. Sebab melihat kondisi kerusakannya yang cukup parah sehingga harus menjadi prioritas.

Halaman:

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X