Curhatan Perasaan Bomber PSIS Semarang Hari Nur, Setelah Tahu Kabar Liga 1 2020 Ditunda Lagi

- 30 September 2020, 18:47 WIB
Hari Nur Yulianto, PSIS Semarang, kecewa setelah Liga 1 diundur lagi / Semarangku /Andri Sanjaya /

SEMARANGKU - Perasaan penyerang andalan PSIS Semarang yaitu Hari Nur Yulianto remuk redam mengetahui kabar kelanjutan Liga 1 2020 terpaksa ditunda lagi.

Kompetisi Liga 1 2020 sejatinya akan dilanjutkan lagi di tanggal 2 Oktober namun karena belum adanya ijin oleh pihak kepolisian maka Liga 1 2020 mundur tak bisa dilanjutkan lagi sementara waktu.

Sama juga dengan Liga 2 2020. Kompetisi dibawahnya Liga 1 2020 itu juga mengalami penundaan. Sejatinya Liga 2 2020 akan dimulai di tanggal 17 Oktober tetapi karena tidak adanya ijin maka Liga 2 2020 juga sementara ditunda.
 
 
 
Pemain PSIS Semarang Hari Nur Yulianto sebagai bomber utama tim mengaku cukup kecewa dengan pemberitahuan mendadak itu. Karena menurut Hari Nur, hanya menghitung hari Liga 1 justru batal dilanjutkan.
 
"Saya tidak bisa berkata-kata apalagi. Speechless dengan situasi yang ada ini. Kami sudah melakukan persiapan tapi kompetisi yang segera akan dimulai justru harus ditunda," kata Hari Nur.
 
"Secara pribadi cukup sedih dan kecewa. Tapi mau bagaimana lagi, kita harus mengikuti aturan yang ada," tambah Hari Nur.
 
 
 
Pada tanggal (29/09), mengenai penundaan Liga 1 dan Liga 2 itu sesuai dengan yang disampaikan ketua umum PSSI, Mochammad Iriawan.
 
Iriawan mengatakan bahwa PSSI menghormati keputusan pihak kepolisian yang belum akan memberikan izin penyelanggaran kompetisi sepakbola karena terkait kasus covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.
 
Menyikapi hal ini, tim PSIS Semarang akhirnya melakoni latihan terakhir pada Selasa sore. Belum diketahui kapan PSIS Semarang akan memulai persiapan lagi.
 
 
 
Menurut informasi, Liga 1 2020 ditunda selama satu bulan. Maka dari itu kemungkinan akan mulai dilanjutkan pada bulan November mendatang. ***

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X