Dragan Djukanovic Khawatir Kondisi Pemain Karena PSIS Semarang Tak Kunjung Latihan

- 4 Agustus 2020, 12:26 WIB
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic / Semarangku / Andri Sanjaya /

SEMARANGKU - Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic memilih menunggu manajemen PSIS Semarang dalam memutuskan jadwal latihan perdana tim menjelang kompetisi Liga 1 2020.

Dragan Djukanovic sebenarnya berharap tim PSIS Semarang sudah menggelar latihan, namun manajemen belum menetapkan tanggal pasti kapan tim PSIS Semarang segera berlatih.
 
Belum adanya jadwal latihan, membuat Dragan sebetulnya khawatir dengan kondisi para pemain.
 
 
 
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan kabar kapan tim bisa segera berlatih. Tentu saja saya khawatir jika kondisi pemain saya tidak baik," kata Dragan Djukanovic.
 
Ia pun saat ini memilih bersabar menunggu pengumuman manajemen.
 
"Tapi saya tidak bisa mengubah atau menentukan keputusan. Kami hanya harus bersabar menunggu kepastian,"ungkapnya.
 
 
 
Beberapa waktu lalu, Dragan Djukanovic menyebut, ia ingin persiapan selama dua bulan sebelum kompetisi. Maka jika kompetisi di mulai 1 Oktober, seharusnya timnya sudah harua berlatih pada 1 Agustus.
 
Sebelumnya kompetisi Liga 1 terpaksa dihentikan pada Maret lalu sebab kondisi karena penyebaran corona atau covid-19 terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Ketika itu, kompetisi Liga 1 baru memasuki pekan ketiga.
 
PSIS Semarang untuk sementara berada di urutan lima klasemen sementara Liga 1 2020, dengan koleksi enam poin dalam tiga pertandingan.
 
 
 
Pasca kalah di pertandingan perdana kontra tim tuan rumah Persipura Jayapura, PSIS Semarang berhasil menang di dua laga berturut-turut menghadapi Persela Lamongan dan Arema FC.
 
Usai menghadapi Arema FC, PSIS sempat menjalani latihan beberapa saat di Semarang, sebelum akhirnya para pemain diminta menjalani latihan mandiri dari rumah masing-masing. Sampai saat ini belum ada kepastian kapan PSIS Semarang akan kembali menggelar latihan. ***

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X