Ini Respon Bomber PSIS Semarang Bruno Silva Menyambut Kompetisi Liga 1

- 9 Juli 2020, 12:30 WIB
Bruno Silva pemain PSIS Semarang. / Semarangku / Andri Sanjaya /

SEMARANGKU - Striker PSIS Semarang, Bruno Silva mengaku sudah mendengar kabar kompetisi Liga 1 tak lama lagi akan kembali berlanjut.

Belum lama ini, PSSI sebagai induk organisasi sepakbola nasional sudah mengumumkan terkait kelanjutan Liga 1 tahun ini, kembali dilanjutkan pada Oktober mendatang.
 
Pesepakbola asal Brasil ini mengaku tak sabar segera kembali berlatih bersama rekan satu timnya.
 
 
"Sangat penting untuk mengetahui kompetisi akan segera dimulai. Kami semua pemain pasti sangat berhasrat untuk kembali latihan dan bermain," kata Bruno Silva kepada reporter semarangku.com, Kamis (9/7/2020).
 
Meski demikian, Bruno Silva mengatakan situasi di tengah pandemi Corona membuatnya dan rekan setimnya harus menjalani tata cara yang baru ketika kembali berlatih.
 
Bruno Silva mengatakan, ia dan rekan setimnya harus benar-benar menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan.
 
 
"Tapi kami juga harus menekankan akan pentingnya untuk selalu mengikuti protokol kesehatan," tegasnya.
 
Dia meminta agar suporter PSIS Semarang juga tetap mengikuti protokol kesehatan. Jika dengan disiplin dijalankan, Bruno mengatakan bukan hal yang mustahil semuanya akan kembali normal.
 
"Saya meminta kepada semua orang untuk peduli terhadap diri mereka. Jika kita semua mengikuti protokol kesehatan maka semuanya akan kembali normal," terangnya.
 
 
Terkait latihan tim, saat ini PSIS Semarang belum merilis kapan akan kembali digelar kembali. Hanya saja, pelatih Dragan Djukanovic berharap latihan bisa di mulai kembali minimal 60 hari sebelum kompetisi di gelar.
 
Dragan Djukanovic mengatakan situasi saat ini cukup sulit. Karena, tim pelatih harus mengembalikan permainan terbaik para pemain setelah vakum bermain bola kurang lebih empat bulan selama kompetisi dihentikan sementara.
 
"Sangat susah menjelaskan situasi saat ini. Seperti yang sering saya katakan, merea selama empat bulan tidak berlatih serius seperti saat latihan bersama. Kita butuh waktu untuk menyiapkan tim lagi menjadi 100 persen siap. Itu butuh waktu 60 hari," kata Dragan Djukanovic.
 
 
"Jika dalam situasi normal, kita butuh 45 hari. Tapi saat ini kita dalam situasi yang spesial," pungkasnya. ***

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X