Komentar Pedas Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic Respon Jadwal Liga 1

- 3 Juli 2020, 13:19 WIB
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic. / Andri Sanjaya /

SEMARANGKU- Pelatih PSIS Semarang menyayangkan lanjutan kompetisi Liga 1 2020 harus menunggu waktu lama hingga Oktober mendatang.

Lebih dari itu, pelatih berkebangsaan Montenegro tersebut kecewa dengan penentuan kelanjutan Liga 1 yang keputusannya terkesan lamban.

"Ini seperti lelucon bagi kita semua. Karena kita menunggu satu bulan untuk keputusan kelanjutan Liga 1," kata Dragan Djukanovic, Jumat (3/7/2020).
 
 
"Pertama, mereka bilang kalau akan mulai September. Dan kami sudah membuat program menatap Liga 1 seminggu setelah mereka mereka mengumumkan itu. Seminggu setelahnya ada pengumuman bahwa akan mulai Oktober," ucap Dragan Djukanovic.
 
Menurutnya, kompetisi yang baru akan kembali lanjut pada Oktober mendatang tersebut bersampak buruk pada pemainnya. 
 
"Pemain empat bulan tanpa latihan serius. Saya tidak tau apa yang mereka pikirkan. Jelas, jika yang membuat keputusan ini tidak mengerti hal-hal teknis dalam sepakbola mengenai latihan dan proses latihan. Sangat disayangkan," keluhnya.
 
 
Dengan rencana kompetisi akan dimulai awal Oktober mendatang, Dragan Djukanovic saat ini menantikan rapat bersama jajaran manajemen untuk menentukan langkah ke depan. Terutama dalam menyusun program pra musim, sebelum melanjutkan kompetisi Liga 1.
 
"Saya menunggu mereka memanggil saya untuk berdiskusi tentang semuanya," katanya.
 
Sementara itu, guna mempercepat persiapan menatap lanjutan Liga 1 2020 yang akan mulai kick off kembali 1 Oktober mendatang, tim PSIS Semarang bergerak cepat mengambil langkah menghadapi kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air tersebut.
 

Seperti diketahui, sebelumnya PSSI Semarang melalui ketua umum Mochamad Iriawan mengirimkan Surat Keputusan Bernomor SKEP/53VI/2020 ke masing-masing klub peserta.

Senin (29/6) lalu, tim PSIS Semarang menggelar rapat virtual yang dihadiri seluruh jajaran direksi dan manajemen tim Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan, ada beberapa keputusan yang akan dilaksanakan segera supaya mempercepat proses persiapan menghadapi kompetisi lanjutan Shopee Liga 1 2020.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Kekuatan Kebangkitan Ekonomi Saat Ini Adalah UMKM

Manajemen PSIS Semarang sepakat membagi dalam tiga tim dan setiap tim memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda seperti soal anggaran, negosiasi ulang kontrak dengan pemain dan official, serta menyiapkan home base.

“Tim pertama menyusun rencana anggaran dengan memadupadakan pendapatan dan potensi kerugian seperti minimnya pemasukan kemudian biaya-biaya yang timbul di tengah situasi pandemi,” kata Yoyok.

“Sementara tim dua menyiapkan formula sesuai surat dari PSSI tentang penyesuaian kontrak untuk kemudian melakukan komukasi kepada pemain dan official,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Heru Fajar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X