Puskesmas Depok Sleman di DIY Kena Teror Tembakan, Begini Penjelasan Kapolda DIY!

- 13 Mei 2023, 10:23 WIB
Puskesmas Depok Sleman di DIY Kena Teror Tembakan, Begini Penjelasan Kapolda DIY!
Puskesmas Depok Sleman di DIY Kena Teror Tembakan, Begini Penjelasan Kapolda DIY! /

SEMARANGKU – Puskesmas Depok menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal. Puskemas yang berada di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman ini kena terror pada tanggal 11 Mei 2023.

Penembakan tak dikenal ini mengakibatkan kerusakan pada empat jendela di Puskesmas Depok I karena ada lima lubang bekas tembakan.

Salah seorang satpam di Puskesmas Depok I bernama Bambang mengatakan bahwa, kejadian penembakan ini pertama kali diketahui pada Jum’at 12 Mei 2023.

Baca Juga: Infinix Note 12 Pro 5G Harga dan Spesifikasi, Masih Worth It Tahun 2023 dengan Tampilan Aesthetic

"Kita tahu pertama ada pecahan kaca. Kemudian ada ditemukan gotri yang ditemukan. Ada tujuh gotri yang ditemukan. Gotri besi. Empat jendela rusak. Ada tujuh tembakan, lima tembus kaca, dua tidak karena kena teralis." kata Bambang.

Namun penembakan tersebut tidak membuat Puskesmas Depok untuk ditutup sementara. Puskesmas ini tetap buka untuk melayani pasien. "Puskesmas tetap buka seperti biasa. Ini tetap melayani pasien karena ini pelayanan publik. Buka seperti biasa. Tidak menganggu aktivitas pelayanan," ungkap Bambang.

Apa kata Kapolda DIY?Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan insiden penembakan itu berasal dari senjata air gun. Total ada Sembilan butir gotri dan sejumlah titik yang menjadi sasaran tembak pelaku.

Irjen Pol Suwondo menyebutkan, petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam proses itu polisi menemukan Sembilan butir gotri yang ditembakkan ke titik yang berbeda dan mengenai kaca puskesmas.

"Tim Jatanras dan Polresta Sleman tengah mengidentifikasi, nanti kalau sudah tertangkap saya kasih tahu identitas pelakunya, sekarang belum," ujar dia. Saat ini masih belum ada kejelasan siapa yang melakukan penembakan itu.

Menurut keterangan Bambang, CCTV tidak menyorot rupa pelakunya. Namun yang terlihat hanya pelaku tersebut parkir. “CCTV (kamera pengawas) kita enggak nyorot, enggak jelas. Cuma motor (berhenti) kita nggak tahu orangnya,” terangnya.

Bambang memastikan bahwa tidak ada korban dari dugaan aksi penembakan ini. Dilansir dari radar depok. Angka kejahatann di Depok semakin meningkat, menurut data tahun-tahun sebelumnya terjadi 3.038 kasus kejahatan.

Berdasarkan data itu, kasus tertingg didominasi penipuan sebanyak 667 kasus pada tahun 2021 dan 493 kasus pada tahun 2020. Artinya, telah terjadi 1.160 kasus penipuan di Kota Depok dalam kurun waktu dua tahun.

Baca Juga: UPDATE Kode Redeem FF Aktif Hari Ini, 13 Mei 2023, Dapatkan Diamonds Gratis Cukup Klaim Kode, Tukar Sekarang! 

Pakar Krimonolog UI Adrianus Meliala berpendapat, adanya kriminal ini pertanda bagus masyarakat mau melaporkan untuk penyelidikan lebih lanjut. "Kalaupun dibilang iya, tidak mengubah ritme kehidupan di Depok kok. Orang berani keluar malam atau pergi ke tempat-tempat umum dengan menggunakan hiasan," tegas dia.

Banyak masyarakat yang mulai melakukan aktivitas pada malam hari tahun 2021, untuk mencukupi ekonomipun banyak hambatannya karena ada Covid-19. Kasus kejahatan yang terjadi malam hari biasanya pembegalan, pesta miras, judi dan premanisme.

Demikian artikel Puskesmas Depok Sleman di DIY Kena Teror Tembakan, Begini Penjelasan Kapolda DIY! Semoga kasus ini cepat terungkap, agar tidak menjadi keresahan masyarakat yang ada di Depok dan sekitarnya.***

Editor: Fitriyatur Rosidah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x