Operasi Penyelaman Pesawat Sriwijaya Air Dihentikan Pukul 13.00 WIB Karena ada Potensi Bahaya Ini

- 13 Januari 2021, 19:38 WIB
Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir (Yontaifib) TNI AL melakukan penyelaman untuk pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. /M RISYAL HIDAYAT/ANTARA FOTO

SEMARANGKU - Operasi penyelaman di area jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hari ini dihentikan sementara pada pukul 13.00 WIB lantaran ada potensi bahaya karena mesin Remotely Operated Vehicle (ROV) sedang bekerja.

Penghentian sementara operasi penyelaman di area jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 itu disampaikan oleh Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid selaku Panglima Komando Armada I.

Menurut Rasyid, operasi penyelaman di area jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 akan sangat berbahaya jika dilakukan bersamaan dengan mesin Remotely Operated Vehicle (ROV)yang tengah bekerja.

Baca Juga: Baru Turun dari Bus, Pria Mojokerto Ini Diringkus Polres Blora Jateng, Ini Sebabnya!

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING Piala Italia: Fiorentina vs Inter Milan Gratis di TV Online - Coppa Italia

Dia mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pemotretan bawah laut menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV).

"Sejak pukul 13.00 WIB, penyelaman oleh semua tim saya hentikan," katanya, dikutip dari Antara News.

"Penyelaman akan dilanjutkan besok pukul 07.00 WIB," lanjut Rasyid.

Baca Juga: Jaga-jaga Ada Efek Samping Usai Divaksin, Ganjar Pranowo Tempat Vaksinasi Siapkan Segala Kemungkinan

Halaman:

Editor: Risco Ferdian

Sumber: Antara News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X