Ilmuwan Jepang Sukses Masukkan Virus Corona pada Kera

- 3 Agustus 2020, 19:00 WIB
Kera menjadi salah satu hewan yang digunakan untuk uji coba vaksin virus corona di Jepang /Steh0s/Pixabay/Steh0s

SEMARANGKU - Sekelompok peneliti di Shiga University of Medical Science di kota Jepang mengumumkan pada 29 Juli bahwa mereka telah berhasil menghasilkan gejala Covid-19, seperti demam dan radang paru-paru, pada kera pemakan kepiting dengan menginfeksi hewan dengan virus Corona.

Tim yang dipimpin oleh profesor Yasushi Ito, spesialis patologi, mengatakan ini adalah pertama kalinya di Jepang untuk mereproduksi gejala Covid-19 pada primata selain spesies manusia.

Kelompok itu mengatakan pekerjaan itu akan berkontribusi pada pengembangan awal vaksin virus  Covid-19 atau Corona dan obat kuratif karena monyet umumnya menunjukkan reaksi yang mirip dengan manusia.

Baca Juga: Netizen Anggap Anji Sudah Pernah Diberi Nasehat Ariel Noah, Begini Nasehatnya

Baca Juga: Heboh Soal Boneka BTS Tiny TAN, Boneka Karakter BTS dengan Bentuk Lucu dan Menggemaskan

Dilansir dari Mainichi, menurut kelompok itu, para peneliti menjatuhkan cairan yang dibubuhi virus Covid-19 baru ke hidung dan mulut tiga kera pemakan kepiting tersebut antara Mei dan Juni dan kemudian mengamati hewan-hewan itu.

Ketiga kera mengalami demam sehari setelah mereka diberikan cairan, dengan salah satunya menunjukkan gejala pneumonia dalam tes sinar-X. Namun, ketiganya hanya menderita gejala ringan dan semuanya pulih sekitar 10 hari kemudian.

Virus corona terdeteksi pada tiga hewan selama sekitar satu minggu setelah mereka terinfeksi virus. Pada salah satu kera, antibodi penawar yang berfungsi melindungi hewan dari infeksi terdeteksi dalam darahnya.

Baca Juga: Kecewa Atas Sikap Klub, Antonio Conte Akan Tinggalkan Inter Milan

Halaman:

Editor: Heru Fajar

Sumber: Mainichi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X