Obat Covid-19 Buatan Fujifilm, Avigan Hadapi Prospek Sulit Setelah Diragukan Khasiatnya

- 29 Juli 2020, 21:30 WIB
FUJIFILM di Jepang mulai melakukan uji coba Avigan.* /KAZUHIRO NOGI/AFP

SEMARANGKU - Avigan obat yang dibuat Fujifilm Holdings Corp, yang dulu dikenal sebagai pengobatan potensial untuk Covid-19 oleh perdana menteri Jepang, menghadapi prospek yang tidak pasti di negara itu.

Hal itu akibat diwarnai oleh studi klinis yang mengecewakan dan lambatnya peninjauan kembali regulasinya. Saham Fujifilm mencapai rekor tertinggi pada awal April, didorong oleh optimisme untuk obat tersebut, tetapi sejak itu kehilangan seperempat dari nilainya, karena risiko bertaruh pada pengembangan vaksin Covid-19 eksperimental dan perawatan yang sering dipromosikan secara politis di awal proses pengembangan mereka. 

Perdana Menteri Shinzo Abe sebelumnya menggembar-gemborkan potensi Avigan sebagai kontribusi Jepang terhadap perlombaan global untuk perawatan virus Corona dan bertujuan untuk mendapatkan persetujuan domestik pada bulan Mei dan menawarkan untuk memberikannya kepada negara lain.

Baca Juga: Breaking News: Pemain Real Madrid Mariano Diaz Dinyatakan Positif Covid-19

Dia menyebutkan obat itu dalam setidaknya 10 pidato resmi yang dimulai pada Februari 2020.

Tetapi Abe akhir-akhir ini bungkam mengenai obat dan tenggat waktu peraturan telah berlalu, sementara para peneliti di Fujita Health University mengatakan awal bulan ini bahwa studi Avigan mereka tidak meyakinkan.

"Saya pikir itu tidak terlihat baik untuk meminta persetujuan awal," kata seorang ahli uji klinis yang tak mau disebutkan namanya, merujuk pada studi Fujita.

Baca Juga: 5 Manfaat Sehat Konsumsi Daging Sapi Hari Raya Idul Adha

Ketertarikan pada Avigan, yang dikembangkan lebih dari 20 tahun yang lalu, melonjak pada bulan Maret setelah seorang pejabat Cina mengatakan itu tampaknya membantu pasien pulih dari Covid-19. Sekarang menjadi subjek penelitian dari setidaknya 28 uji klinis di seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Heru Fajar

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X