Pemprov Gelar Musrenbang Jateng 2022 Secara Virtual, Ganjar : Angkanya Melebihi Kapasitas Anggaran

- 14 April 2021, 18:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Solo Gibran saat acara Musrenbang Jateng 2022 Secara Virtual
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Solo Gibran saat acara Musrenbang Jateng 2022 Secara Virtual /Dok Humas Prov Jateng
 
SEMARANGKU - Pemprov Jateng hari ini, Rabu 14 April 2021 menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) 2021 secara virtual di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Semarang. 
 
Musrenbang Jateng yang digelar secara virtual oleh Pemprov Jateng hari ini bertajuk, "Musrenbang Perubahan RPJMD Provinsi Jateng 2018-2023, dan RKPD Tahun 2022".
 
Meski digelar secara virtual, antusiasme masyarakat Jateng khususnya Kota Semarang, untuk memberikan masukan terkait perencanaan pembangunan daerah (musrenbang) masih cukup tinggi.
 
Tercatat hingga saat ini, terdapat 27.808 usulan perencanaan pembangunan dari masyarakat yang masuk dalam website resmi Pemprov Jateng
 
 
 
 
 
Total anggaran dari 27.808 usulan perencanaan pembangunan yang disampaikan oleh masyarakat Jateng tersebut, sebesar Rp31,7 triliun.
 
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi semangat masyarakat Jateng, untuk ikut terlibat dalam perencanaan serta pembangunan daerah. 
 
Terbukti, meski musrenbang Jateng digelar secara virtual, namun antusias masyarakat masih tetap tinggi.
 
"Akan tetapi usulan itu angkanya sudah melebihi kapasitas anggaran, maka nanti keputusannya tinggal politik. 
 
Dari eksekutif dan legislatif akan bicara. Maka tadi saya terimakasih DPRD ikut hadir," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 
 
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerangkan bahwa potensi anggaran Pemprov Jateng tidak mungkin dapat  memenuhi semua usulan dari masyarakat, yang telah melebihi kapasitas anggaran tersebut. 
 
 
 
 
Oleh karena itu, maka nantinya akan diputuskan skala prioritas dari masing-masing usulan dan mempertimbangkan kepentingan masing-masing daerah.
 
"Nanti diputuskan mana yang skala prioritas dan daerah mana kepentingannya apa. Semuanya harus sesuai dengan RPJMD," terangnya.
 
Ganjar juga meminta agar semua usulan dan masukan dari masyarakat Jateng tersebut masuk dalam sistem dan transparan. 
 
Argumentasi dan data yang dilampirkan harus terperinci secara lengkap dan sesuai. 
Verifikasi harus dilakukan dari setiap usulan yang telah masuk tersebut.
 
"Verifikasi harus dilakukan, sehingga diharapkan tidak ada lagi cerita ndesel (dimasukkan paksa), masuk dari kiri kanan dan menjadi data siluman. Tidak boleh ada semacam itu, semua harus transparan," pungkasnya.
 
Lebih lanjut, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo menyampaikan perincian anggaran dari usulan perencanan pembangunan, yang diajukan oleh masyarakat Jateng
 
Usulan itu terdiri dari usulan bantuan Kabupaten/Kota dan desa sebesar Rp8,2 triliun, usulan sektoral Kabupaten/Kota Rp8,4 triliun, pokir DPRD Rp4,5 triliun, musrenbang desa Rp43,1 miliar dan usulan dari masyarakat lainnya Rp10,4 triliun. Total ada 27.808 usulan dengan anggaran Rp31,7 triliun," kata Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo. 
 
 
 
Maski demikian, lanjut Prasetyo, kemungkinan nilai anggaran yang diajukan masyarakat Jateng akan bertambah, mengingat batas waktu  memberikan masukan dan usulan dari masyarakat, akan ditutup pada Kamis, 15 April 2021 besok.
 
Selain menggelar Musrenbang, dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan pembangunan daerah kepada Bupati/Wali Kota di wilayah Jateng
 
Penghargaan pembangunan daerah diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada para Bupati/Wali Kota yang hadir, antara lain Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, M Nur Aziz dan sejumlah bupati lainnya.
 
Juara pertama untuk kategori Kabupaten, penghargaan pembangunan daerah diraih oleh Kota Pati, diikuti Banyumas dan Pekalongan di posisi dua dan tiga. 
Sementara untuk tingkat kota, penghargaan terbaik di raih oleh Kota Semarang, berikutnya disusul oleh Kota Surakarta dan Kota Magelang.***

Editor: Heru Fajar


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X